Sosok Autry Stephens, Pengusaha Minyak AS yang Raup Untung Besar Sebelum Meninggal

Aditya Pratama
Autry Stephens menjadi pengusaha minyak terkaya di Amerika Serikat (AS) sebelum meninggal dunia di usia 86 tahun. (Foto: Dok. Endeavor Energy Resources)

Setelah lulus, Stephens bekerja untuk Humble Oil, kemudian menghabiskan dua tahun di Army Corps of Engineers. Lalu dia menghabiskan satu dekade di bank lokal Midland, tempat dia menilai kepemilikan minyak dan gas. 

Terinspirasi oleh klien wirausaha yang ditemuinya, dia memutuskan pada tahun 1979 untuk meninggalkan jalur karier korporat dan menghabiskan waktu singkat sebagai insinyur konsultan independen.

Dia mengebor sumur pertamanya pada tahun 1979 di Spraberry Trend, ladang minyak di Cekungan Permian, diikuti oleh dua sumur pada tahun 1980 dan empat sumur lagi pada tahun 1981, menurut wawancaranya dengan Reporter-Telegram.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

1 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

1 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

1 hari lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal