Kisah Sukses Takaya Awata, Pendiri Marugame Udon yang Pernah Jadi Sopir Truk

Aditya Pratama
Sebelum mendirikan Marugame Udon, Takaya Awata pernah bekerja di kedai kopi hingga menjadi sopir truk. (Foto: toridoll.com)

Motivasinya untuk ekspansi bisnisnya ke berbagai negara datang saat dia berkunjung ke Hawaii pada 2009, di mana dia melihat keramaian turis memacu Awata untuk meluncurkan restoran luar negeri pertamanya. 

Toko Marugame Udon yang dibuka di Waikiki pada tahun 2011, menghasilkan penjualan bulanan lebih dari 100 juta yen, sekaligus pendapatan tertinggi di antara toko-tokonya di seluruh dunia.

Kemudian, pada 2015 dia menghabiskan lebih dari 9 miliar yen untuk mengakuisisi sejumlah perusahaan, mulai dari Wok To Walk yang berbasis di Belanda tahun itu, lalu membeli 49 persen saham operator jaringan Boat Noodle Malaysia pada 2016, kemudian bar kasual Banpaiya dan toko ramen Zundo-ya di Jepang pada 2017, dan mengakuisisi 70 persen saham MC Group, operator Monster Curry di Singapura pada 2018.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun

57 tahun lalu

Pendiri SoftBank Masayoshi Son Kembali Jadi Orang Terkaya di Jepang, Hartanya Tembus Rp817 Triliun

57 tahun lalu

Kebakaran Restoran Cepat Saji di Beji Depok Diduga gegara Kebocoran Gas

57 tahun lalu

Kebakaran Landa Restoran Cepat Saji di Beji Depok, 1 Pegawai Tewas akibat Gangguan Pernapasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal