Sebagai e-commerce pengadaan produk barang dan jasa secara Business to Business (B2B), PaDi UMKM berhasil menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk mendapatkan pasar baru yang lebih luas. Selain itu, platform ini juga memungkinkan untuk berhubungan langsung dengan pelanggan dari perusahaan-perusahaan BUMN di seluruh Indonesia.
Target audience dari PaDi UMKM adalah divisi pengadaan dari BUMN maupun luar BUMN, serta pemasok yang bergabung sebagai UMKM ataupun pemasok besar.
PaDi UMKM memiliki berbagai pilihan produk dan layanan dari UMKM yang telah dikurasi sesuai kebutuhan konsumen, sehingga diharapkan UMKM Indonesia dapat berkembang dan mendapatkan layanan pembiayaan dari lembaga keuangan yang bekerja sama.
Saat ini, PaDi UMKM juga sedang memperluas jaringan pasar hingga ke luar BUMN, guna memperkuat peran UMKM dalam ekosistem ekonomi yang semakin terintegrasi. Tak hanya itu, hingga pertengahan 2023, platform digital ini mencatatkan nilai total transaksi Rp7,5 triliun dari lebih 340 ribu transaksi di 100 ribu UMKM dan telah memiliki 10.000 pembeli.
Nilai transaksi tersebut tidak hanya berasal dari BUMN, tetapi juga dari luar perusahaan swasta yang terdaftar dalam platform PaDi UMKM. Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai fitur dan layanan yang telah diberikan untuk membantu pelaku UMKM dalam bertransaksi di platform tersebut.