Prambanan Bersolek Jadi Destinasi Spiritual Dunia, Restorasi Jadi Titik Awal
Ni Luh Puspa menambahkan, pengembangan Prambanan juga memiliki peluang besar menarik wisatawan mancanegara, terutama dari negara-negara dengan populasi umat Hindu yang besar.
"Saat ini terdapat lebih dari 1,2 miliar umat Hindu yang tersebar di India, Nepal, Bangladesh, Indonesia hingga Eropa dan Amerika. Ini merupakan pasar potensial yang dapat diperkenalkan lebih jauh kepada Indonesia melalui pendekatan budaya dan pariwisata," ujarnya.
Dia menegaskan pengembangan kawasan Prambanan akan terus menjaga keseimbangan antara fungsi cagar budaya, fungsi peribadatan, dan fungsi pariwisata.
"Prinsip kami sangat jelas, yaitu menjaga keseimbangan antara fungsi cagar budaya, fungsi peribadatan, dan fungsi pariwisata," tuturnya.
Selain peningkatan amenitas, pemerintah juga memperkuat aspek edukasi melalui penyediaan pemandu, papan informasi, serta aturan kunjungan yang menekankan penghormatan terhadap kesucian kawasan Candi Prambanan.
Melalui langkah tersebut, Prambanan diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi budaya dan spiritual global yang berkelanjutan, sekaligus menjadi ruang perjumpaan yang memperkuat nilai toleransi, keberagaman, dan pelestarian warisan peradaban Hindu.
Editor: Muhammad Sukardi