Prambanan Bersolek Jadi Destinasi Spiritual Dunia, Restorasi Jadi Titik Awal
Menurut dia, upaya restorasi diperlukan untuk memastikan kondisi fisik Candi Prambanan tetap terjaga di tengah tantangan usia bangunan dan pengaruh faktor alam.
"Dengan perawatan yang berkelanjutan, nilai sejarah, arsitektur, dan budaya yang terkandung di dalam kompleks candi dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang," ujar Ariawan, dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).
Dia menambahkan, restorasi tidak hanya bertujuan mempertahankan keutuhan bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman wisata budaya dan spiritual. Candi yang terawat dinilai mampu menjadi sarana edukasi mengenai sejarah serta peradaban Nusantara bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sejalan dengan itu, Kementerian Pariwisata terus mendorong penguatan Candi Prambanan sebagai destinasi wisata budaya dan spiritual berkelas dunia. Pengembangan dilakukan melalui berbagai agenda budaya dan keagamaan, sekaligus memperkuat fungsi Prambanan sebagai pusat ibadah umat Hindu.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan penyelenggaraan Prambanan Shiva Festival pada Februari 2026 menjadi tonggak penting transformasi Candi Prambanan.