Berkunjung ke Masjid Assahara Jakarta Barat, Serasa di Madinah!
Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa payung tersebut juga bisa membantu kekhusyuan ibadah para jemaah yang terpaksa harus duduk di pelataran masjid karena tidak mendapat tempat di dalam.
"Ya, dengan adanya payung juga menambah kekhusyukan jemaah. Jadi pada saat kedapatan duduk di di bawah payung, jadi lebih khusyuk karena tidak kepanasan, ya, lebih adem,” ungkap Harlan.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Masjid Assahara, Tajudin Roni, menuturkan bahwa hadirnya payung besar di pelataran masjid memang terinspirasi dari Masjid Nabawi di Madinah. Hal tersebut juga selaras dengan tujuan dari pengurus masjid dan juga Pemkot Jakarta Barat yang ingin membuat desain masjid berbeda dari masjid pemerintah kota lainnya.
"Kami terinspirasi dari Masjid Nabawi. Kami berpikir apa salahnya kan meniru yang baik. Karena belum ada di antara setiap kantor Wali Kota itu masjid seperti ini. Jadi kami ingin mempunyai nilai lebih, sehingga nanti ada suatu perbandingan antara masjid yang lain itu sehingga masjid lain itu bisa meniru," tutur Roni.
Dengan adanya payung besar layaknya di Masjid Nabawi, membuat Masjid Assahara bisa memberikan kenyamanan ekstra bagi jemaah sekaligus menjadi ikon kebanggaan baru meski di tengah keterbatasan lahan.