642 Warga Binaan di Yogyakarta Terima Remisi, 5 di Antaranya Anak-Anak
"Ya saya seneng dan terharu karena apa yang menjadi hak-hak saya diberikan secara benar-benar dan layak," katanya.
Dia merasa dinilai karena telah mengikuti syarat, aturan dan tata tertib selama menjadi warga binaan. Kesempatan ini, kemudian akan digunakan untuk membantu ekonomi keluarga, apalagi dia menjadi anak pertama dari 3 bersaudara.
"Saya sudah rindu dengan kebersamaan di rumah walaupun sudah gak ada Ibu. Cuma sama bapak dan adik-adik tapi yang penting kita tetap bisa kumpul lagi susah seneng makan gak makan bareng-bareng," ucapnya sembari mata berkaca-kaca.
Meski pemberian remisi hanya untuk bebas 4 bulan, waktu singkat tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu ekonomi keluarganya. Terlebih, sang ayah yang juga terkena dampak pandemi Covid-19.
"Kasihan bapak saya sudah sepuh nggak bisa full cari kerja. Adik-adik harus sekolah mau nggak mau mereka yang bantu carikan makan. Saya betah-betahin disini sabar dan berdoa," ucapnya.
Selama menjalani hukuman sebagai WBP, dia diajarkan untuk lebih menghormati orang tua, menghargai dan membantu sesama dalam keadaan kesulitan apapun.
"Kita disini sama-sana sepenanggungan dengan warga binaan lain. Terima kasih, di sini saya juga bisa lebih percaya diri," ujarnya.
Editor: Nani Suherni