Gaji Dipotong, Tenaga Honorer Desak Polisi Tangkap Bupati Simalungun
Selain dipotong gaji, Ganda juga mengungkapkan bahwa tenaga honorer kerap kali dimintai pungutan tanpa peruntukan yang jelas. "Kami diminta menyetor kepada dinas mulai dari Rp15 juta hingga Rp20 juta agar kontrak kami diperpanjang," tandas Ganda.
Atas dasar itu, para demonstran meminta agar Polda Sumut segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pungli yang diduga dilakukan JR Saragih. Mereka juga mendesak polisi segera menangkap JR Saragih karena saat ini dia sudah ditetapkan tersangka pemalsuan dokumen saat Pilgub Sumut. "JR saragih harus segera ditangkap agar Simalungun dapat lebih baik kedepan," tandasnya.
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengaku telah menerima aspirasi dari para pengunjuk rasa tersebut. "Tuntutan massa sudah kita terima dan selanjutnya akan dipelajari oleh kita," tandasnya.
Editor: Kastolani Marzuki