Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, 2 Orang Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Gaji Dipotong, Tenaga Honorer Desak Polisi Tangkap Bupati Simalungun

Kamis, 29 November 2018 - 19:14:00 WIB
Gaji Dipotong, Tenaga Honorer Desak Polisi Tangkap Bupati Simalungun
Forum Honorer Simalungun Bersatu (FHSB) saat berunjuk rasa di Kantor Mapolda Sumut menuntut Bupati JR Saragih ditangkap karena diduga memotong gaji dan melakukan pungli. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews,id - Ratusan tenaga honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Simalungun Bersatu (FHSB) berunjuk rasa di Kantor Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Kamis (29/11/2018).

FHSB ini terdiri atas pegawai kesehatan, kedinasan hingga guru sekolah. Mereka mendesak polisi segera menangkap Bupati Simalungun Jopinus Ramli (JR) Saragih karena diduga telah memotong gaji mereka selama enam bulan.

Mereka juga kecewa dipimpin bupati yang kini jadi tersangka kasus dugaan pemalsuan ijazah saat Pilkada 2018 lalu. "Kami tidak mau dipimpin bupati tersangka," kata Koordinator aksi, Ganda Armando Saragih.

Tak hanya itu, kata dia, massa juga menuding bahwa JR saragih juga memperlakukan para tenaga honorer Pemkab Simalungun secara sewenang-wenang karena kerap memotong gaji hingga 50 persen. "Gaji kami yang semula Rp2 juta kini hanya Rp1 juta. Pemotongan ini sudah terjadi selama enam bulan terakhir," ungkap Ganda.

Dia mengatakan, aksi serupa sebelumnya sudah pernah mereka lakukan hingga lima kali di Pemkab Simalungun namun selalu mendapat jawaban yang mengecewakan. "Alasan mereka tidak masuk akal. Gaji kami dipotong karena Pemkab Simalungun tidak berhasil memenuhi target PAD yang sudah dicanangkan," ujar Ganda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut