Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bareskrim Gerebek Tempat Hiburan Malam di Medan, Temukan Barang Bukti Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Penjual Sabu di Padang Santai Sambil Makan Kuaci meski Digerebek Polisi

Kamis, 25 Maret 2021 - 13:36:00 WIB
Penjual Sabu di Padang Santai Sambil Makan Kuaci meski Digerebek Polisi
Mulka memilih makan kuaci meski digerebek polisi. Dia merupakan penjual mainan anak-anak keliling di Padang. Dia banting setir menjadi penjual narkoba jenis sabu sejak pandemi Covid-19 (Budi Sunandar/MNC Portal)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id - Mulka Putra tetap santai saat personel Satres Narkoba Polresta Padang menggerebek rumahnya. Pria berusia 40 tahun yang tinggal di Jalan Pasar Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat ini bahkan masih duduk santai sambil makan kuaci.

Pantauan di lokasi, saat itu Mulka mengenakan kaus dalam warna hitam dan celana pendek. Dia duduk di teras rumahnya sambil makan kuaci. Terlihat dia sesekali mengambil kuaci dari bungkusnya kemudian mengupas kulitnya dan memakannya.

Padahal, saat itu ada lima anggota Satres Narkoba Polresta Padang mendatangi rumahnya. Sekitar tiga anggota mencoba melakukan pemeriksaan singkat. Tak lama, petugas membawa Mulka masuk ke dalam rumahnya.

Mulka merupakan penjual mainan anak-anak keliling di Padang. Dia banting setir menjadi penjual narkoba jenis sabu sejak pandemi Covid-19. Beberapa kali Mulka berkilah jika dia menjual narkoba. Namun, polisi akhirnya menemukan narkoba jenis sabu di dalam jaketnya.

"Pelaku mengaku beralih sebagai penjual sabu karena usahanya penjual mainan anak keliling bangkrut. Pandemi membuat sekolah tutup karena belajar daring," kata Kasat Narkoba Polresta Padang AKP Dadang Iskandar, Kamis (25/3/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut