Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Uji Nyali Menteri Kehutanan: Lawan Mafia Kayu atau Membiarkan Hutan Makin Rusak?
Advertisement . Scroll to see content

Bareskrim Selidiki Dugaan Illegal Logging Penyebab Banyaknya Kayu Terbawa Banjir di Sumatera

Rabu, 03 Desember 2025 - 12:50:00 WIB
Bareskrim Selidiki Dugaan Illegal Logging Penyebab Banyaknya Kayu Terbawa Banjir di Sumatera
Kayu gelondongan terbawa arus banjir diselidiki sebagai dugaan illegal logging yang menjadi penyebab banjir di Sumut, Sumbar maupun Aceh. (Foto: Humas Polri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri tengah menyelidiki dugaan illegal logging penyebab bencana Sumatera setelah banyaknya kayu gelondongan terbawa arus saat terjadi banjir bandang dan longsor di Sumut dan Sumbar. Dugaan ini muncul karena volume kayu yang hanyut dianggap tidak wajar dan berpotensi berkaitan dengan praktik pembalakan liar.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni, memastikan penyelidikan sedang berjalan untuk menelusuri asal-usul material kayu tersebut. Temuan awal belum dapat mengonfirmasi apakah kayu-kayu itu berasal dari aktivitas ilegal atau sumber alami di sekitar kawasan terdampak.

Irhamni menegaskan pihaknya belum memperoleh kepastian mengenai sumber kayu. Dia menegaskan pemeriksaan terus dilakukan agar fakta lapangan dapat dipastikan.

“Sedang penyelidikan,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

“Belum tahu asalnya, ya sedang diselidiki,” katanya lagi.

Sementara itu, sebelumnya Kementerian Kehutanan menyatakan tengah menelusuri sumber kayu yang terbawa banjir di Sumatera. Penelusuran dilakukan karena wilayah terdampak beberapa kali menjadi lokasi ditemukannya kasus kayu ilegal maupun praktik penyalahgunaan perizinan.

Langkah ini dilakukan bersamaan dengan proses hukum di kepolisian untuk menelusuri potensi dugaan illegal logging penyebab banjir Sumatera.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut