Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 3,9 Guncang Luwu Utara, Terasa hingga Poso
Advertisement . Scroll to see content

Raymond Pierre Paul Westerling, Pembantai Rakyat Sulawesi Selatan pada Masa Kolonial Belanda

Kamis, 29 September 2022 - 20:08:00 WIB
Raymond Pierre Paul Westerling, Pembantai Rakyat Sulawesi Selatan pada Masa Kolonial Belanda
Raymond Pierre Paul Westerling, pembantai rakyat sulawesi selatan pada masa kolonial belanda (Foto: nimh-beeldbank.defensie.nl)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Raymond Pierre Paul Westerling merupakan sosok di balik pembantaian rakyat Sulawesi Selatan. Tak tanggung-tanggung, ribuan orang dieksekusi secara sadis oleh pasukan di bawah komandonya.

Westerling melakukan hal tersebut dengan tujuan untuk menghentikan para gerilyawan yang bersimpati pada Republik Indonesia. Meskipun sempat disegani oleh militer Belanda karena pembantaian yang telah dilakukan, ia akhirnya divonis bersalah setelah puluhan tahun berlalu. 

Kisah Raymond Pierre Paul Westerling membantai rakyat Sulawesi Selatan 

Raymond Pierre Paul Westerling datang ke Sulawesi Selatan sebagai komandan Depot Special Troops (DST), sebuah unit komando untuk misi khusus. Kedatangannya ini bertujuan untuk menumpas gerilya di wilayah tersebut.

Beberapa hari setelahnya atau pada 10 Desember 1946, DST dalam komando Westerling menuju ke Batua untuk menangkap Wolter Monginsidi dan Ali Malaka. Kedua orang tersebut dituduh menjadi pimpinan pergerakan di Sulawesi Selatan.

Sebagaimana yang telah diketahui, Belanda saat itu tengah datang kembali untuk merebut kekuasaannya di negeri ini. Sedangkan masyarakat Sulawesi Selatan banyak melakukan pergerakan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut