Ratusan Kepala Sekolah SMA-SMK di Sulsel Mendadak Ajukan Pengunduran Diri, Ada Apa?
MAKASSAR, iNews.id - Sebanyak 326 kepala sekolah SMA dan SMK di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengajukan pengunduran diri. Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel mengungkap pengunduran diri massal itu berkaitan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan penerimaan cashback dalam pengadaan buku dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Kepala Disdik Sulsel Andi Iqbal Najamuddin mengatakan, temuan BPK tersebut menjadi dasar evaluasi yang dilakukan bersama Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Evaluasi dilakukan terhadap para kepala sekolah yang masuk dalam hasil pemeriksaan.
"Berdasarkan hasil temuan itu terdapat sekitar 128 sekolah pada tahap pertama yang dianggap menerima hadiah atau cashback. Setelah itu ada lagi 198 kepala sekolah pada tahap kedua dengan kasus yang sama," kata Iqbal saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi E DPRD Sulsel beberapa waktu lalu dikutip dari iNews Celebes, Senin (15/6/2026).
Dengan tambahan temuan tahap kedua, total kepala sekolah yang masuk dalam hasil pemeriksaan BPK mencapai 326 orang. Setiap temuan disebut telah disertai nilai cashback yang diterima masing-masing sekolah.
Temuan tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam menentukan langkah tindak lanjut. Disdik Sulsel menilai persoalan itu berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan tugas kepala sekolah.