Miris, Jalan Masuk ke Rumah Pasangan Lansia Ditutupi Tetangga dengan Tembok Tinggi
“Tidak ada pemaksaan istilahnya, tapi kenyataan, kan sudah putusan. Namanya sudah putusan, maka saya bertolak pada putusan karena saya ada kepemilikan tanah. Saya juga punya sertifikat tanah ini,” kata Rahmat.
Rahmat juga mengatakan, pihaknya telah membuat kesepakatan dengan pemilik rumah yang dihadiri perwakilan pemerintah setempat seperti RT RW. Pemilik rumah sepakat segera mencari akses jalan lain lantaran jalan tersebut sifatnya hanya sementara. Namun, kesepakatan itu tidak juga dilakukan.
“Saya selama ini merasakan teraniaya betul saya rasanya bertetangga. Kami sudah berikan solusi yang terbaik, pernah eksekusi, saya berikan lagi fasilitas untuk keluar masuknya tapi malah menjadi-jadi, saya dilaporkan balik lagi bahwa tidak pernah menjual,” kata Rahmat.
Editor: Maria Christina