ABG 14 Tahun Nikahi Gadis 16 Tahun untuk Rawat Orang Tua yang Sakit
MAROS, iNews.id - Belum sampai sebulan kasus pernikahan anak di bawah umur yang menghebohkan masyarakat terjadi di Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), pernikahan serupa kembali terjadi. Kali ini sepasang anak yang masih berumur 14 dan 16 tahun di Kabupaten Maros menikah karena dijodohkan oleh kedua orang tua mereka.
Mempelai laki-laki berusia 14 tahun bernama Sattu, menikah dengan Rosniah berumur 16 tahun, yang tak lain sepupunya sendiri. Keduanya menikah setelah dijodohkan oleh kedua orang tua mereka yang masih bersaudara kandung.
Sang laki-laki yang merupakan anak bungsu dari enam bersaudara ini tidak pernah mengenyam dunia pendidikan karena lahir dan besar di pedalaman Kalimantan Selatan (Kalsel). Sementara istrinya Rosniah, juga tidak menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya karena merasa malu lantaran terlambat bersekolah. Meskipun mereka bersepupu, keduanya baru bertemu saat mereka duduk di pelaminan.
Kedua dinikahkan lantaran ibu dari pempelai laki-laki sudah sakit-sakitan. Tidak ada lagi yang merawatnya karena semua anak perempuannya telah berkeluarga. Ibu Sattu, akhirnya memilih Rosniah yang juga keponakannya, menjadi menantu.
Rencana pernikahan tidak mendapat pertentangan dari pihak keluarga. Kedua anak di bawah umur itu pun tidak ada yang menolak saat diminta untuk menikah.