Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Tokoh Pemuda: Pemerintah Sudah Baik Bangun Papua, tapi Masih Ada PR Mengevaluasi Otsus

Sabtu, 19 Desember 2020 - 21:38:00 WIB
Tokoh Pemuda: Pemerintah Sudah Baik Bangun Papua, tapi Masih Ada PR Mengevaluasi Otsus
Ketua Umum Pemuda Adat Papua Jan Christian Arebo dalam tayangan podcast yang dipandu Danlanud Silas Papare, Marsekal Pertama TNI Budhi Achmadi, Sabtu (19/12/2020). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tokoh pemuda Papua menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sudah terus mendorong pemerataan pembangunan ke kawasan Timur Indonesia, tidak terkecuali di Papua dan Papua Barat. Namun, pemerintah masih harus menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) untuk mengevaluasi otonomi khusus (otsus) sehingga dapat menyejahterakan rakyat Papua.

"Jadi kita lihat pemerintah saat ini sudah baik menjalankan pemerintahan di Provinsi Papua. Hanya saja banyak hal-hal belum bisa dilakukan memperbaiki kekurangan sebelumnya," kata Ketua Umum Pemuda Adat Papua Jan Christian Arebo dalam tayangan podcast yang dipandu Danlanud Silas Papare, Marsekal Pertama TNI Budhi Achmadi, Sabtu (19/12/2020).

Pekerjaan rumah dimaksud Jan Christian Arebo, yakni pelaksanaan otsus yang belum berjalan dengan baik. Terlebih, tidak ada keterbukaan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten terkait implementasi kebijakan penyerapan dana.

"Pelaksanaan otsus ini kan kebijakan yang diatur hanya anggarannya. Nah, yang harus kita pahami pemerintah sudah menunjukkan anggaran otsus saat ini sudah cukup besar hanya belum dikelola secara baik," katanya. 

Di sisi lain, ada kelompok tertentu yang sengaja memainkan isu otsus untuk memperkeruh keadaan. Mereka menyebarkan isu otsus di Papua telah selesai yang kemudian berkembang ke isu-isu lain. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut