“Kami minta doa dari daerahnya Teluk Wondama ini supaya kapalnya tetap bisa mengabdi kepada negara, tidak ada gangguan dan bisa bermanfaat untuk masyarakat luas,” kata Irvansyah.
Sang Laksda menjelaskan alasan pemilihan nama Teluk Wondama ini untuk salah satu perang TNI AL terbaru tersebut.
Pertama adalah karena potensi sumber daya laut yang cukup besar di perairan Teluk Wondama. Kemudian yang kedua adalah terkait sejarah masa lalu Wondama sebagai pusat peradaban orang asli Papua.
“Memang dari awal kami, Koarmada III, diberikan dua kapal. Kami minta diberikan nama sesuai dengan wilayah kerja Armada III yaitu Papua dan Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Dan alhamdulilah salah satunya dengan segala kelebihan dan sejarahnya maka salah satu kapal kita beri nama KRI Teluk Wondama,” katanya.
Editor: Reza Fajri