Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Pesan Terakhir Lettu Eko Perwira Marinir Diduga Bunuh Diri, Hopeless Bikin Sedih

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:25:00 WIB
Pesan Terakhir Lettu Eko Perwira Marinir Diduga Bunuh Diri, Hopeless Bikin Sedih
Dankormar Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi mengungkapkan Lettu Eko Damara bunuh diri diduga akibat terlilit utang judi online hingga Rp819 juta. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lettu Eko Damara yang bertugas di Papua meninggalkan beberapa catatan terakhir sebelum meninggal dunia. Perwira TNI AL yang bertugas sebagai dokter di Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 7 Marinir diduga bunuh diri dengan menembak kepala menggunakan senapan serbu SS2-VI, Sabtu (27/4/2024).

Komandan Korps Marinir (Dankomar) Mayjen (Mar) Endi Supardi mengatakan, Lettu Eko ditemukan prajurit lainnya dalam kondisi bersimbah darah di ruang kesehatan Pos Kotis Koramil Dekai, Kodim 1715 Yahukimo, Papua Pegunungan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan digital forensik pada handphone milik korban, ditemukan beberapa catatan yang ditinggalkannya. Isi pesan terakhir ini seperti menyiratkan Lettu Eko putus asa, merasa tidak punya harapan (hopeless) dan menyinggung persoalan utang piutang.

"Harapan untuk berkeluarga tidak ada, harapan untuk sekolah tidak ada, harapan dianggap baik tidak ada. Harapan ada tempat di instansi tidak ada, harapan ada tempat di satuan tidak ada, harapan diterima orang-orang sekitar tidak ada. Lalu apalagi yang mau diharapkan kalau tidak mati?," ujar Endi Supardi membacakan isi pesan almarhum Lettu Eko saat konferensi pers, Senin (20/5/2024).

Selain itu hasil penelusuran digital forensik menunjukkan almarhum kerap browsing atau mencari cara mengakhiri hidup lewat internet. Tak hanya itu, Lettu Eko juga kerap googling masalah judi online.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut