Pahlawan Nasional dari Papua, Diabadikan Dalam Mata Uang dan Nama Kapal Perang
Marthen Indey lahir di Doromena, Jayapura pada 14 Maret 1912. Beliau mengawali kariernya menjadi polisi Hindia Belanda untuk mengawasi para tahanan, yakni para pejuang Indonesia yang diasingkan oleh Belanda.
Dari tugasnya tersebut, Marthen Indey berkenalan dengan salah satu tahanan politik, yakni Sugoro Atmoprasojo yang merupakan mantan guru Taman Siswa.
Perkenalan itu membuat rasa nasionalisme Marthen Indey mulai tumbuh secara perlahan. Marthen Indey merupakan salah satu tokoh penggerak pembebasan Irian Barat dari belenggu jajahan Belanda.
Pada 1962, masa Tri Komando Rakyat (Trikora) Marthen Indey menyusun strategi untuk membentuk kekuatan gerilya dari para pemuda-pemudi Papua yang terintegrasi menjadi satu serta, menciptakan misi penyelamatan para anggota RPKAD yang ditahan.
Berkat jasanya, Marthen Indey diangkat menjadi sebagai salah satu anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS). Marthen Indey meninggal dunia pada 17 Juli 1986 kemudian diangkat menjadi pahlawan nasional bersamaan dengan Frans Kaisiepo dan Silas Papare yakni berdasarkan keputusan SK Nomor 077/TK/1993 dan resmi diberikan gelar pahlawan nasional pada 14 September 1993.