Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Jenderal TNI Pernah Kecewa Berat Dimutasi, Cita-Citanya Jadi Prajurit Hebat Kopassus Gagal

Senin, 01 November 2021 - 19:57:00 WIB
Cerita Jenderal TNI Pernah Kecewa Berat Dimutasi, Cita-Citanya Jadi Prajurit Hebat Kopassus Gagal
Letnan Jenderal TNI (Purn) Kiki Syahnakri. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Para jenderal TNI punya kisah tidak terlupakan sepanjang karier militer mereka. Salah satunya Letnan Jenderal Purnawirawan Kiki Syahnakri yang pernah kecewa berat dimutasi karena merasa impian dan cita-citanya menjadi prajurit hebat Kopassus gagal.

Kiki Syahnakri yang terakhir menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2000-2002 dalam kariernya di TNI, diketahui punya pengalaman 11 tahun di Timor Timur, baik dalam operasi tempur maupun teritorial. Dia menjadi saksi integrasi Timor Timur hingga akhirnya lepas dan memerdekakan diri dari NKRI menjadi Timor Leste. Dia pernah menjadi Panglima Penguasa Darurat Militer Timor Timur pada 1999. 

Mantan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana (1999-2000) ini mengungkapkan, sebenarnya hanya ada dua pilihan ideal dalam impiannya untuk memulai karier militer. Pertama, bergabung dengan pasukan "Baret Merah" Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) yang kini disebut Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Baginya, Kopassus adalah pasukan terhebat.

"Baret Merah saya anggap paling hebat, tangguh dan gagah. Bagi saya, sebaga taruna muda, pasukan Baret Merah adalah perwujudan yang sempurna dari mimpi-mimpi masa kecil saya untuk mengimplementaskan idealisme militer di sebuah satuan tempur, apalagi bergabung di pasukan khusus dan elite," kata Kiki Syahnakri dikutip iNews.id dari buku "Timor Timur The Untold Story". 

Kiki mengatakan, saat itu dirinya juga memimpikan terjun ke medan yang sedang bergejolak di Kalimantan Barat. Ketika itu, memang masih ada sisa-sisa pasukan Paraku, yakni pasukan yang dibentuk dari rakyat setempat dalam rangka konfrontasi dengan Malaysia di Kalimantan Utara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut