Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Aktivis Muda Papua Kritisi Pemerintah Tangani Kerusuhan di Papua

Selasa, 03 September 2019 - 04:45:00 WIB
Aktivis Muda Papua Kritisi Pemerintah Tangani Kerusuhan di Papua
Aktivis muda Papua Arkilaus Baho. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Langkah pemerintah pusat menangani konflik dan kerusuhan di Papua dengan menangkap pengibar bendera Bintang Kejora dan pengerahan pasukan secara besar-besaran ke Papua, mendapat reaksi keras dari sejumlah elemen masyarakat Papua.

Aktivis muda Papua, Arkilaus Baho mengatakan, pola penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) oleh pemerintah dalam hal ini Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto perlu dikritisi. Khususnya soal penanganan keamanan di bumi Papua dan Papua Barat.

"Ketika konflik pecah, solusinya militer diterjunkan, penegakan hukum dan pembentukan tim bayangan. Itulah gayanya Menkopolhukam tangani Papua," kata Arkilaus Baho dalam keterangan tertulisnya yang diterima iNews.id, Senin (2/9/2019).

"Dulu, ketika kasus Paniai berdarah menyeruak, kementerian tersebut datang ke Papua lalu kumpul beberapa orang, dan dipromosikan sebagai wakil orang Papua. Kelompok tersebut diboyong sampai australia, di forum-forum yang bicara Papua, mereka dijadikan sebagai corong di sana," ujar Arki.

Sebelumnya juga dilakukan pengumpulan tokoh-tokoh OPM, Yoku cs, mereka digiring sebagai corong menentang aspirasi OPM di luar negeri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut