Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hakim Bebaskan 4 Terdakwa Korupsi Kasus Penjualan Lahan Eks PTPN II
Advertisement . Scroll to see content

Penanganan Kasus Korupsi Dermaga Apung Labuhan Lalar Diambil Alih Kejati NTB

Kamis, 01 Desember 2022 - 17:04:00 WIB
Penanganan Kasus Korupsi Dermaga Apung Labuhan Lalar Diambil Alih Kejati NTB
Kejati NTB mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi Dermaga Apung Labuhan Lalar dari Kejari Sumbawa Barat. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SUMBAWA BARAT, iNews.id - Penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Dermaga ApungLabuhan Lalar kini ditangani Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB). Perkara itu diambil alih dari Kejaksaan Negari (Kejari) Sumbawa Barat.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Sumbawa Barat Herris Priyadi saat dikonfirmasi membenarkan penanganan kasus tersebut telah diambil alih oleh Kejati NTB.

"Iya, sudah tidak di kami lagi, kasusnya sudah di Kejati NTB sekarang," kata Herris kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).

Kendati demikian, Juru Bicara Kejati NTB Efrien Saputera mengaku belum menerima informasi terkait pengambilalihan penanganan kasus tersebut.

"Belum ada informasi itu, coba saya cek kembali. Kalau pun ada, pasti akan kami sampaikan," ujar Efrien.

Adapun Dermaga Apung Labuhan Lalar ini berada di tepi Barat Pulau Sumbawa yang menghadap langsung ke Selat Alas. Proyek ini menelan anggaran Rp1,5 miliar dari APBD Perubahan tahun 2016.

Dalam perencanaan awal, pemerintah membangun dermaga ini untuk menunjang transportasi jalur laut khusus kategori kapal cepat dengan rute penyeberangan Kabupaten Sumbawa Barat-Kabupaten Lombok Timur.

Namun, hal itu belum terealisasi karena kondisi dermaga apung tersebut kini tidak berfungsi sesuai perencanaan. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kejari Sumbawa Barat memberikan atensi dengan menelusuri penyebab dermaga itu mangkrak pada 2019.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut