Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terlibat Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Dipecat dari Polri
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Kalsel Sebut Banyak Pelabuhan Tikus Jadi Sasaran Jaringan Narkoba

Kamis, 08 Oktober 2020 - 05:28:00 WIB
Kapolda Kalsel Sebut Banyak Pelabuhan Tikus Jadi Sasaran Jaringan Narkoba
Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta. (Foto Antara).
Advertisement . Scroll to see content

BANJARMASIN, iNews.id - Laut Indonesia yang sangat luas dinilai rawan penyelundupan narkoba dari luar negeri. Jaringan narkoba pengedar internasional sering memanfaatkan jalur laut.

"Hingga saat ini jalur laut paling rawan penyelundupan narkoba dari luar negeri. Laut kita begitu terbuka dengan garis pantai yang sangat panjang," kata Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta di Banjarmasin, Rab (8/10/2020).

Nico berbagi pengalaman ketika mengungkap masuknya satu ton narkotika jenis sabu-sabu yang diselundupkan dari Guangzhou, China ke Indonesia melalui Dermaga eks Hotel Mandalika, Anyer, Serang, Banten, Ketika itu dia menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tahun 2017.

Kemudian pengungkapan penyelundupan 3 kuintal sabu-sabu asal Malaysia pada 6 Agustus 2020 lalu. Saat itu Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel dibackup Satuan Tugas Khusus Merah Putih Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di jalur Utara Pulau Kalimantan.

Menurut dia, banyaknya pelabuhan "tikus" menjadi sasaran jaringan pengedar melabuhkan narkoba dalam jumlah besar yang masuk ke Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut