Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Wabah Covid-19, Ekonomi Kalsel Diprediksi Melemah hingga 2021

Rabu, 29 April 2020 - 13:50:00 WIB
Dampak Wabah Covid-19, Ekonomi Kalsel Diprediksi Melemah hingga 2021
Ketua komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo. (Foto iNews.id/Zainal).
Advertisement . Scroll to see content

BANJARMASIN, iNews.id - Penyebaran Covid-19 yang semakin meluas berdampak buruk pada perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Ekonomi diprediksi semakin melemah dengan menurunnya pendapatan asli daerah (PAD).

“Jadi pelemahan perekonomian ini diprediksikan berlangsung hingga tahun depan, bahkan mungkin hingga 2022,” kata Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo, Rabu (29/04/2020)

Imam Suprastowo mengatakan, dampak ekonomi akibat Covid-19 ini hampir di semua sektor. Perusahaan banyak merumahkan karyawan. Perusahaan batubara dan perusahaan crude palm oil (CPO) juga ikut tergerus, termasuk dengan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit.

Bahkan dengan kondisi ini sejak awal diprediksi terjadinya penurunan PAD Kalsel berkisar 30 persen hingga 50 persen, tergantung waktu berlangsungnya pandemi Covid-19.

Kondisi ini sudah terlihat saat monitoring Komisi II DPRD ke Samsat di Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Pendapatan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten HSS turun hingga 50 persen, sedangkan di Kabupaten Tapin hanya turun satu persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut