Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak Pascamelahirkan, Tukang Sayur di Banyuwangi Jadi Pemburu Bumil

Selasa, 01 Oktober 2019 - 10:51:00 WIB
Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak Pascamelahirkan, Tukang Sayur di Banyuwangi Jadi Pemburu Bumil
Pedagang sayur yang menjadi anggota tim Pemburu Bumil Resti di Banyuwangi, Khusnul Khotimah, menjajakan dagangannya di Desa Panjen, Kecamatan Sempu, Selasa (1/10/2019) pagi. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).
Advertisement . Scroll to see content

BANYUWANGI, iNews.id - Langit masih gelap. Udara dingin terasa menusuk kulit. Warga berlalu lalang mengenakan jaket menyelimuti badannya, topi kupluk menutupi kepala. Kedua tangannya menenteng kantung plastik berisi sayuran segar, sambil mengelilingi pedagang di Pasar Sumber Wadung, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

"Angka kematian ibu dan anak pascamelahirkan tinggi. Karena kebanyakan dari mereka enggan memeriksakan kandungan secara berkala," kata Khusnul Khotimah (47), seorang pedagang sayur yang juga menjadi koordinator Pemburu Bumil Resti, di Desa Panjen, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, Selasa (1/10/2019).

Penjual sayur yang menjadi Tim Pemburu Bumil Resti bersiap berdagang keliling. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).

Perempuan asal Desa Jambewangi ini setiap pagi selalu rutin mengecek kondisi kesehatan ibu hamil di tiga wilayah, di antaranya Desa Tugung, Panjen dan Jambewangi. Bila menemukan perempuan yang baru terdeteksi hamil, dia lantas mengambil foto ibu tersebut, meminta identitas dan menanyakan keluhannya.

Menurut dia, tak harus yang berisiko tinggi. Kadang perlu juga deteksi dini yakni dengan mengedukasi ibu hamil muda untuk menjaga kesehatan dan berhat-hati saat melakukan aktivitas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut