Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak Pascamelahirkan, Tukang Sayur di Banyuwangi Jadi Pemburu Bumil

Selasa, 01 Oktober 2019 - 10:51:00 WIB
Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak Pascamelahirkan, Tukang Sayur di Banyuwangi Jadi Pemburu Bumil
Pedagang sayur yang menjadi anggota tim Pemburu Bumil Resti di Banyuwangi, Khusnul Khotimah, menjajakan dagangannya di Desa Panjen, Kecamatan Sempu, Selasa (1/10/2019) pagi. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).
Advertisement . Scroll to see content

Tim Pemburu Bumil Resti kini mempunyai 10 orang anggota. Semuanya pedagang sayur keliling. Satu orang memegang satu wilayah tingkat desa, meskipun siapa saja boleh melaporkan keberadaan bumil di lokasi rekannya.

"Karena pedagang sayur ini kan berinteraksi dengan masyarakat. Ibu-ibu pasti membeli sayur untuk kebutuhan memasak, saat itu saya bisa sambil bertanya-tanya, di mana ada ibu hamil atau lebih sering mereka yang kebetulan mendatangi saya untuk belanja. Kalau orang baru, saya data. Kalau yang lama, saya kontrol saja," ujarnya.

Seorang warga hamil yang masuk kategori risiko tinggi belanja sayuran di gerobak motor milik Khusnul Khotimah. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).

Seorang ibu hamil berisiko tinggi, Marianah (40), asal Desa Panjen, Kecamatan Sempu, mengaku, program ini sangat bermanfaat. Karena dia pernah kehilangannya anak keduanya yang setelah tiga hari melahirkan.

Di usia kandungan anak ketiga yang sudah tujuh bulan ini, dia mengatakan, selalu dikontrol oleh Tim Pemburu Bumil hampir setiap hari. Mereka bertanya mengenai keluhan terbaru yang saya rasakan hingga kondisi pengecekan oleh bidan puskesmas. Menurutnya, apa yang disarankan Khusnul Khotimah CS menjadi pedomannya selama mengandung.

"Jadi saya rutin ke puskesmas untuk periksa. Bahkan tepat waktu," kata Marianah.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut