Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teks Khutbah Jumat Bahasa Jawa 19 September 2025 Terbaru Bikin Jemaah Menangis
Advertisement . Scroll to see content

Shalat Jumat 2 Gelombang di Masa New Normal, Ini Hasil Bahtsul Masail PBNU

Kamis, 11 Juni 2020 - 09:02:00 WIB
Shalat Jumat 2 Gelombang di Masa New Normal, Ini Hasil Bahtsul Masail PBNU
Umat Islam menjalankan shalat Jumat perdana di masa new normal pandemi corona. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Pendapat pertama membolehkan. Ini dilakukan bila dalam kondisi darurat. Sebab, lokasi shalat Jumat yang ada, hanya menampung sebagian jemaah karena penerapan physical distancing. Di sisi lain, secara riil tidak ditemukan tempat lain untuk shalat Jumat.

Acuan tersebut kata Nadjib bersifat normatif dan umum. Karena itu, untuk melaksanakan salat Jumat bergelombang perlu verifikasi lapangan. Ini untuk memastikan bahwa suatu kawasan sudah memenuhi syarat (darurat).

Pendapat ini (salat Jumat bergelombang), kata Nadjib, juga tetap harus mempertimbangkan dua hal. Pertama, jumlah jemaah yang ikut salat Jumat tidak kurang dari 40 orang. Kedua, jumlah gelombang pelaksanaan salat Jumat harus berdasarkan kebutuhan.

“Artinya, jika salat Jumat cukup dilakukan dua gelombang, maka tidak boleh membuat gelombang ketiga dan seterusnya,” ujaranya.

Sedangkan pendapat kedua, sekiranya ta’ddud al-jum’ah di banyak tempat tak memungkinkan, maka solusinya bukan dengan mendirikan shalat Jumat secara bergelombang di satu tempat. Melainkan mempersilakan umat Islam yang tidak mendapatkan kesempatan shalat Jumat di satu tempat untuk shalat zuhur di rumah masing-masing.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut