Semarak Parade Surabaya Juang, Wali Kota Risma Pompa Semangat lewat Puisi Gus Mus
“Jangan mudah dihasut, jangan mudah kena hoaks. Karena sesungguhnya mereka yang membuat fitnah dan hoaks ingin memecahkan persatuan dan kesatuan kita dan menghancurkan negara tercinta,” katanya.

Pada acara parade ini, Risma juga sempat membacakan puisi karya KH Mustofa Bisri (Gus Mus). Puisi itu dibawakan Risma dengan lantang di atas kendaraan Anoa milik TNI. “Allahuakbar, Allahuakbar, Surabaya adalah kota keberanian, kota kebanggaan,” kata Risma saat membaca puisi.
Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, tantangan bangsa saat ini, khususnya kaum milenial adalah melanjutkan perjuangan para pahlawan. “Tantangannya juga tak kalah besar. Sebab, hari ini kita menghadapi masalah intoleransi, radikalisme, dan terorisme,” katanya.
Karena itu, Whisnu menyebut, semangat 10 November 1945, patut ditiru agar masyarakat tidak lagi memandang suku, agama dan etnis. Sebab, dahulu para pejuang bergabung menjadi satu dan sama-sama berjuang untuk membuat bangsa merdeka.
Editor: Maria Christina