Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pecatan Polisi Ditangkap usai Pungli Sopir Truk Pakai Seragam Dinas di Lubuklinggau
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Eri Cahyadi Marah Temukan Pungli Stan SWK, Lurah Tambak Wedi Dicopot

Kamis, 09 Juli 2026 - 14:53:00 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi Marah Temukan Pungli Stan SWK, Lurah Tambak Wedi Dicopot
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi marah saat menemukan dugaan pungli jual beli stan di Sentra WIsata Kuliner (SWK). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang mengamuk saat mendatangi Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran. Kemarahan orang nomor satu di Kota Pahlawan itu dipicu temuan dugaan praktik pungutan liar (pungli) jual beli stan yang nilainya mencapai jutaan rupiah. 

Kecewa dengan lemahnya pengawasan di tingkat bawah, Eri Cahyadi mengambil tindakan tegas tidak hanya dengan menyeret kasus ini ke jalur hukum, tetapi juga langsung mencopot Lurah Tambak Wedi dari jabatannya. 

Sanksi pemecatan itu dijatuhkan pada Kamis (9/7/2026) pagi, tepat setelah Eri Cahyadi melantik 32 Aparatur Sipil Negara (ASN) baru di Gedung Pemkot Surabaya. 

Tidak berhenti pada sanksi administratif internal, Pemkot Surabaya juga resmi melaporkan oknum yang terlibat dalam praktik pungli stan tersebut ke pihak kepolisian untuk diproses secara pidana. 

Eri Cahyadi menegaskan, lurah merupakan garda terdepan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi seorang lurah untuk tidak mengetahui adanya praktik pelanggaran hukum di wilayah kerjanya.

"Lurah itu garda terdepan pemerintah di wilayah. Harus tahu permasalahan warga dan memberikan perlindungan, bukan malah tidak tahu kalau ada praktik (pungli) seperti ini," kata Eri Cahyadi, Kamis (9/7/2026).

Modus Jual Beli Stan

Berdasarkan data di lapangan, praktik culas ini telah memakan banyak korban dari kalangan pelaku usaha mikro. Sedikitnya, sudah ada lima orang pedagang yang mengaku menjadi korban pungli di SWK Tambak Wedi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut