Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wali Kota Eri Cahyadi Marah Temukan Pungli Stan SWK, Lurah Tambak Wedi Dicopot
Advertisement . Scroll to see content

Semarak Parade Surabaya Juang, Wali Kota Risma Pompa Semangat lewat Puisi Gus Mus

Sabtu, 09 November 2019 - 16:28:00 WIB
Semarak Parade Surabaya Juang, Wali Kota Risma Pompa Semangat lewat Puisi Gus Mus
Acara Parade Surabaya Juang berlangsung semarak, Sabtu (9/11/2019). Selain pawai pejuang, peringatan Hari Pahlawan ini juga diisi dengan teatrikal dan drama kolosal pertempuran 10 November di Tugu Pahlawan. (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Acara Parade Surabaya Juang berlangsung semarak di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (9/10/2019). Pawai dalam rangka peringatan Hari Pahlawan ini begitu meriah dengan berbagai atraksi, teatrikal dan parade mobil tempur milik TNI. Tak hanya itu, kehadiran ribuan peserta dengan atribut pejuang juga menambah seru acara.

Mereka terdiri atas jajaran Oranisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, pelajar, TNI, Polri, Veteran dan komunitas pencinta sejarah dari seluruh Indonesia. Bahkan, ada pula peserta dari delegasi negara Rusia, yakni Kota St Petersburg dan Volgograd.

Acara Parade Surabaya Juang berlangsung semarak, Sabtu (9/11/2019). Selain pawai pejuang, peringatan Hari Pahlawan ini juga diisi dengan teatrikal dan drama kolosal pertempuran 10 November di Tugu Pahlawan. (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengapresiasi masyarakat dan peserta pasa acara. Dia berharap acara ini bisa menjadi pengingat akan jasa para pejuang terdahulu. Dahulu, semua masyarakat ikut berjuang. Berbagai suku bangsa, agama dan etnis, ikut berjuang bersama, termasuk kalangan pesantren.

“Jadi karena itu saya ingin menyampaikan, kita jangan pernah melupakan apa yang pernah diperjuangkan oleh para pahlawan untuk negara kita, untuk kota kita tercinta seperti saat ini,” kata Risma, Sabtu (9/11/2019).

Risma mengatakan, ketika para pejuang merebut kemerdekaan, mereka tidak pernah membeda-bedakan. Karena itu, dia berpesan kepada warga Surabaya agar mencontoh sikap para pendahulu. Caranya dengan tidak mudah terprovokasi untuk terpecah-belah karena berbeda suku bangsa, agama maupun etnis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut