Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Punya Monumen Baru Patung Jenderal Hoegeng, Ini Harapan Kapolda
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Hendra, Pelukis yang Pernah Membuat Bung Karno Meneteskan Air Mata 

Jumat, 25 Maret 2022 - 11:30:00 WIB
Kisah Hendra, Pelukis yang Pernah Membuat Bung Karno Meneteskan Air Mata 
Pelukis Hendra Gunawan (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Pada November 1996, masyarakat seni rupa digemparkan dengan aksi pencurian lukisan di kantor Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), komplek TIM (Taman Ismail Marzuki), Jalan Cikini Raya 73, Jakarta.

Yang dicuri adalah lukisan karya Hendra Gunawan yang berjudul “Aku dan Istriku Karmini di Lonceng Kedua”,  yang dilukis tahun 1976. Lukisan cat minyak itu berukuran 147 x 94,5 cm.

Beruntung, aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan karena petugas memergoki. Namun lukisan yang dibeli DKJ langsung dari tangan Hendra tersebut, mengalami kerusakan parah.

Pelukis Hendra Gunawan yang juga pendiri Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI), Yogyakarta, tutup usia pada tahun 1983 di Bali. Sebelum wafat, ia sempat menuturkan potongan puisi : “Ia mandi di antara bunga-bunga mekar, membasuh rambutnya di sungai semerbak”.

Kalimat yang ia kutip dari puisi karya Chu Yuan, penyair paska Khonghucu berjudul “Dewa yang Berumah di Atas Awan” itu dikatakan Hendra sebagai titik berangkat kehidupan dirinya selama dalam penjara tahanan politik. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut