Kisah Hendra, Pelukis yang Pernah Membuat Bung Karno Meneteskan Air Mata
Pada 20 Mei 1953, Monumen Tugu Muda Semarang berdiri di mana Presiden Soekarno yang meresmikan. Relief perjuangan yang menghiasi kaki monumen berukuran besar tersebut merupakan garapan Hendra bersama seniman Pelukis Rakyat.
Bung Karno sudah lama merasa terkesan dengan karya seni Hendra. Pada saat Republik Indonesia masih berusia setahun, Bung Karno pernah meminta Hendra menggelar pameran lukisan di Gedung Komite Nasional Indonesia (KNI) di Jalan Malioboro, Yogyakarta.
Bung Karno juga sekaligus menjadi sponsornya. Saat pembukaan acara yang akan diresmikan Bung Karno, panitia meminta para pelukis membatasi jumlah pengunjung, dengan alasan jangan sembarang orang bisa masuk.
Hendra menolak dan diam-diam menyiapkan sesuatu yang mengejutkan. Di ruangan pameran lukisan, sejumlah besar gelandangan atau kere yang diseragami, mendadak hadir untuk menyambut Bung Karno.
Bung Karno tidak bisa berkata-kata. "Untuk beberapa saat presiden tertegun dan mengangguk-angguk, sambil pelupuknya menggenangkan air mata,” tulis Agus Dermawan T.