Kenangan Kiai Miftahul Ahyar dan Khofifah tentang Sosok KH Tolchah Hasan
Sebelum Kiai Tolchah jatuh sakit, Kiai Miftah mengaku pernah bertemu. Saat itu pun, Kiai Tolchah masih bicara soal pendidikan. “Beliau bilang, di usia sekian saya masih ngurusi pendidikan, dan ini nanti jadi milik NU,” katanya menirukan perkataan Kiai Tolchah.
Pengakuan sama juga disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Menurut Khofifah, Kiai Tolchah adalah tokoh yang teguh menjaga independensi pemikiran dan gerakan organisasi. Menjaga jarak yang sama dengan kekuatan politik.
Khofifah juga masih ingat, saat 1999, Kiai Tolchah memintanya menjadi Ketua Umum Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU Khadijah. Padahal, saat itu dirinya sedang menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kepala BKKBN.
“Itulah beliau, kontribusi beliau cukup besar bagi negeri ini, khususnya dalam pengembangan pendidikan di NU. Kita semua kehilangan,” katanya.
“Terakhir saya bertemu beliau di RS Saiful Anwar Kota Malang. Beliau mendoakan kepada saya agar amanah dan sukses, serta selamat sampai akhir (kepemimpinan sebagai gubernur),” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki