Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Mutilasi di Malang, Keluarga Pengusaha Kafe Kenali Ciri Fisik dari Gigi

Selasa, 09 Januari 2024 - 10:04:00 WIB
Kasus Mutilasi di Malang, Keluarga Pengusaha Kafe Kenali Ciri Fisik dari Gigi
Polisi mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi di Malang, Jawa Timur yang melibatkan tukang pijat. (Foto: iNews/Deni Irwansyah
Advertisement . Scroll to see content

"Yang dikenali keluarga ke korban dari gigi seri sebelah kiri. Ada sisa bekas tambalan yang lepas di gigi seri sebelah kiri," kata mantan Kapolsek Blimbing tersebut.

Meski telah ada ciri fisik yang identik dengan AP, polisi masih akan melakukan uji laboratorium forensik (Labfor) dengan melakukan tes DNA antara korban dan keluarganya, terutama sang ibu. Selain itu, polisi juga akan melibatkan dokter forensik untuk mengidentifikasi identitas potongan tubuh yang ditemukan terkubur di tepi Sungai Bango.

"(Uji DNA) Untuk penanganan secara forensik tetap kita lakukan oleh dokter ahli forensik sehingga kemudian nanti didapatkan keterangan hasil dari pemeriksaan ahli forensik," ucapnya.

Sebelumnya dugaan kasus pembunuhan dan mutilasi menggemparkan wargaa Kota Malang. Kasus ini terungkap berkat adanya temuan mobil dan handphone milik korban yang menjadi jalan polisi menemukan potongan kepala tinggal kerangka di tepi Sungai Bango.

Lokasi pembunuhan dan mutilasi diduga terjadi di rumah kos Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Korban merupakan pengusaha kafe asal Surabaya yang sedang menjadi pasien pijat di tempat praktik tersangka.

Informasi yang dihimpun, tersangka bernama Abdul Rahman asal Probolinggo. Sementara korban berinisial AP (34) warga Kecamatan Trenggilis Mejoyo, Kota Surabaya yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarga pada 15 Oktober 2023.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut