Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Identitas dan Peran 4 Tersangka Narkoba di New Zone Medan
Advertisement . Scroll to see content

Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Ketua Panpel Arema FC

Jumat, 07 Oktober 2022 - 18:12:00 WIB
Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Ketua Panpel Arema FC
Ketua Panpel Arema FC Abdul Harris. (Foto: Avirista Midaada/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Ketua PanpelArema FC Abdul Harris menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para korban maupun ahli warisnya atas Tragedi Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Abdul Harris menyebut, penetapan dirinya sebagai tersangka merupakan tanggung jawab dirinya atas peristiwa yang merenggut nyawa ratusan orang itu.

"Kalau saya dijadikan tersangka saya siap menerima, tangung jawab ini saya pikul, atas nama kemanusiaan. Saya takut siksa Allah daripada siksa dunia, nggak apa-apa kalau memang ini takdir saya, musibah yang saya hadapi," ujar Abdul Harris di kantor Arema FC, Jumat (7/10/2022).

Dia pun menyayangkan sikap dari pengurus organisasi persepakbolaan dan pihak-pihak lain yang seharusnya turut bertanggung jawab namun terkesan mencuci tangan. Terlebih, menurut dia, semuanya dibebankan dan disalahkan ke ketua panpel pertandingan.

"Jangan ketika sukses pertandingan seluruh Indonesia ketuanya (Ketua PSSI), tapi ketika ada kegagalan ditembakkan ke ketua panpel. Mohon maaf, Jangan lah berbahagia di atas penderitaan, kesedihan kita. Saya sangat rispek ke otoritas pengelola operator pertandingan bola di Indonesia," kata dia.

"Saya ingin mengetuk hati nurani sepakbola itu adalah jiwa sportivitas, jiwa sportivitas mengakui kalau salah saya minta maaf. Nggak apa-apa, saya ikhlas, saya menerima tanggung jawab itu," sambungnya.

Harris menambahkan, ia rela dan ikhlas bila menjadi tersangka atas tanggung jawabnya sebagai ketua Panpel Arema FC. Ia pun tak mempermasalahkan adanya sanksi larangan berkecimpung di sepak bola selama seumur hidup yang dijatuhkan PSSI terhadapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut