Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak
Advertisement . Scroll to see content

Hibah Tanah Pemkot Surabaya ke Polda Jatim Tuai Kritik, DPRD Duga Ada Pamrih

Jumat, 26 Juli 2019 - 22:10:00 WIB
Hibah Tanah Pemkot Surabaya ke Polda Jatim Tuai Kritik, DPRD Duga Ada Pamrih
Hibah tanah Pemkot Surabaya ke Polda Jatim panen kritikan dari DPRD. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Apalagi, selama ini, kepolisian maupun instansi vertikal lain sudah mendapatkan anggaran dari APBN. Artinya, untuk sekadar Polsek, kepolisian bisa membangun sendiri. “Lagipula, Surabaya juga masih butuh lahan untuk fasilitas publik. Beberapa kantor kita, seperti kantor camat, lurah dan kantor pelayanan masih sewa,” katanya.

“Kalau memang ada lahan (nganggur), dibangun rusun akan lebih bermanfaat. Sebab, hari ini ada 7.000-an warga mengantre. Surabaya ini masih butuh lahan kosong untuk membangun rusun bagi warga tidak mampu,” ujarnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendatangi Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim. Kedatangan Risma tersebut untuk menyampaikan hibah tiga polsek di Surabaya. “(Pertemuan dengan kapolda) terkait rencana polsek baru. Di Lakarsantri, Gunung Anyar sama Bulak," kata Risma sesuai pertemuan, Senin (15/7/2019).

Risma mengaku, pembangunan tiga polsek di tanah milik Pemkot Surabaya semata untuk mengamankan aset. Dia ingin, aset milik Pemkot Surabaya berupa tanah tersebut bisa difungsikan dengan baik, demi peningkatan keamanan di wilayah tersebut.

Kendati demikian, muncul spekulasi bahwa hibah tersebut diberikan berkaitan dengan kasus jalan ambles yang menyeret nama anak sulungnya Fuad Benardi. Dalam kasus tersebut, anak Risma pernah diperiksa Polda Jatim sebagai saksi. Fuad diperiksa karena diduga mengetahui proses perizinan proyek ambles tersebut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut