SURABAYA, iNews.id - Penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) menerima informasi adanya korban lain dalam kasus pencabulan oleh Pendeta HL. Kuasa hukum tersangka meminta polisi untuk tidak menyampaikan ke publik sebelum ada bukti yang cukup.
“Kalau masih kemungkinan, kami minta polisi jangan disampaikan ke publik, itu merugikan klien kami,” kata Kuasa Hukum tersangka, Jefry Simatupang, Rabu (11/3/2020).
Cerita Pendeta Cabul di Surabaya, Aksi Pelaku Terbongkar saat Korban Akan Menikah
Dia mempersilakan polisi menyampaikan kepada masyarakat jika sudah korban lain sudah resmi melapor atau sudah menjalani BAP. Sampai saat ini, tersangka dilaporkan atas kasus pencabulan dengan satu korban.
Jefry juga mengatakan jika polisi sudah mendapatkan dua alat bukti kuat dan sah menurut hukum, dia berharap proses hukum segera dilakukan. Sebelumnya, proses dari pelaporan hingga ditetapkan sebagai tersangka terbilang cepat sekitar 17 hari.
Terungkap, Oknum Pendeta HL di Surabaya Cabuli Jemaat Sejak Usia 12 Tahun
“Kalau sudah punya bukti kuat, ajukan ke pengadilan. Kita buktikan di sana,” katanya.