Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Warga Isoman Meninggal Dimakamkan di Kampung, DPRD: Bisa Picu Penyebaran Covid-19

Jumat, 16 Juli 2021 - 12:49:00 WIB
Banyak Warga Isoman Meninggal Dimakamkan di Kampung, DPRD: Bisa Picu Penyebaran Covid-19
Sejumlah petugas memakamkan jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di TPU Keputih, Kota Surabaya, Jatim, Kamis (15/7/2021). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - DPRD Kota Surabaya menyoroti banyaknya warga kota itu yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri (isoman) dan dimakamkan di permakaman kampung. Kondisi jenazah tidak diketahui apakah terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

Menurut Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony, laporan yang dia terima dari warga, warga yang meninggal itu dimakamkan tanpa protokol kesehatan karena memang kondisinya tidak diketahui. Warga yang takziah juga banyak.

"Saat ini ada tren, warga isoman meninggal dan dimakamkan pakai non-protokoler di makam kampung," kata AH Thony di Surabaya, Jumat (16/7/2021).

Dia menilai kondisi ini bisa menjadi salah satu pintu penyebaran dan mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19 di Surabaya. Bahkan, beberapa hari lalu pihaknya mendapat laporan bahwa ada 12 warga yang meninggal akibat Covid-19 dalam satu hari di Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo. 

Thony tidak sepakat jika jenazah Covid-19 dimakamkan di pemakaman umum di kampung. Pertimbangannya tidak sekadar bergerombol, tetapi juga kondisi makam kampung yang mayoritas penuh. Selain itu, banyak permukiman di sebelah makam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut