Wirid dan Doa setelah Sholat Tarawih dan Witir: Tuntunan Lengkap Sesuai Sunnah
Waktu yang Paling Utama
Waktu pelaksanaan shalat Witir yang paling utama adalah di penghujung shalat malam. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam:
اجْعَلُوْا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْراً. متفق عليه
Artinya: "Dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari dengan Witir." (Muttafaqun 'alaihi).
Namun, waktu yang tepat sangat bergantung pada kondisi masing-masing individu. Jika seseorang khawatir tidak dapat bangun di akhir malam, maka lebih utama mengerjakan Witir sebelum tidur. Sementara itu, bagi yang yakin dapat bangun di akhir malam, maka waktu yang paling utama adalah di akhir malam.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan hal ini dalam sabdanya:
مَنْ خَافَ أَنْ لاَ يَقُوْمَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ ؛ فَلْيُوْتِرْ أَوَّلَهُ ، وَمَنْ طَمِعَ أَنْ يَقُوْمَ آخِرَهُ؛ فَلْيُوْتِرْ آخِرَ اللَّيْلِ ؛ فَإِنَّ صَلاَةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَشْهُوْدَةٌ ، وَذَلِكَ أَفْضَلُ. أخرجه مسلم.
Artinya: "Barang siapa yang khawatir tidak bangun di akhir malam, maka witirlah di awalnya. Dan barang siapa yang yakin akan bangun di akhir malam, maka witirlah di akhir malam; karena shalat di akhir malam disaksikan (oleh para malaikat) dan itu lebih utama." (HR Muslim).