Wirid dan Doa setelah Sholat Tarawih dan Witir: Tuntunan Lengkap Sesuai Sunnah
Artinya: "Dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari dengan Witir." (Muttafaqun 'alaihi).
Hadits ini mengindikasikan perintah menjadikan Witir sebagai shalat terakhir di malam hari. Ibnu Daqîqi al-'Iid menjelaskan bahwa sebagian ulama yang mewajibkan witir berdalil dengan adanya bentuk perintah dalam hadits ini. Beliau menambahkan bahwa jika ada yang berpendapat wajibnya witir sebagai penutup shalat malam, itu adalah pendapat yang lebih tepat.
Hadits riwayat Abu Ayyûb al-Anshâri Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
قَالَ رَسُولُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوِتْرُ حَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِخَمْسٍ فَلْيَفْعَلْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِثَلَاثٍ فَلْيَفْعَلْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِوَاحِدَةٍ فَلْيَفْعَلْ
Artinya: "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Shalat Witir adalah hak bagi setiap muslim. Barangsiapa yang ingin berwitir dengan lima rakaat, maka lakukanlah; barangsiapa yang ingin berwitir dengan tiga rakaat, maka lakukanlah; dan barangsiapa yang ingin berwitir dengan satu rakaat, maka lakukanlah!" (HR Abu Dawud, an-Nasâ`i dan Ibnu Mâjah, dan dishahîhkan Syaikh al-Albâni dalam Shahîh Sunan Abu Dâwud, no. 1421).