Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Direlokasi, Ratusan Pedagang Alun-Alun Demo Wali Kota dan DPRD Pekalongan

Jumat, 10 Mei 2019 - 18:30:00 WIB
Tolak Direlokasi, Ratusan Pedagang Alun-Alun Demo Wali Kota dan DPRD Pekalongan
Perwakilan pedagang alun-alun saat beraudiensi dengan Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih terkait penolakan relokasi pedagang. (Foto: iNews.id/Suryono)
Advertisement . Scroll to see content

PEKALONGAN, iNews.id - Ratusan pedagang alun-alun berunjuk rasa ke kantor DPRD dan Wali Kota Pekalongan Jalan Mataram, Jumat (10/5/2019). Mereka menolak rencana relokasi pedagang ke tempat lain karena dikhawatirkan akan mematikan usahanya.

Rencana merelokasi pedagang itu menyusul adanya penataan kawasan alun-alun menjadi ruang publik. Para pedagang juga meminta agar diperbolehkan berjualan 24 jam selama puasa hingga menjelang Lebaran. Selama ini, jam berjualan diabtasi hanya sore hingga malam hari sehingga pedagang kesulitan.

Para pedagang selama ini berjualan seperti makanan atau kuliner, baju, buku, buah-buahan dan lainnya. Rencana pemindahan ke lokasi baru di Kelurahan Sugihwaras dianggap salah tempat karena jauh dari pusat keramaian.

Perwakilan pedagang didampingi anggota Komisi B DPRD Mofid kemudian diterima Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan audiensi di Ruang Kresna Setda.

Koordinator Pedagang Alun-alun, Rohmat mengatakan, tuntutan para pedagang adalah menolak adanya relokasi atau pindah tempat berjualan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut