Polisi Datangi Rumah Gedong di Semarang, Jadi Lokasi Konten Horor
Pantauan di lokasi, pemilik membuka gembok pagar depan kemudian mempersilakan mereka semua masuk. Rumahnya lantai 2. Mereka kemudian diperlihatkan sudut-sudut yang menjadi lokasi konten para terlapor tersebut.
“Saya dulu kamarnya di lantai 2,” kata Ahmad sambil menunjukkan lokasinya.
Di lokasi, penyidik tampak membawa sebuah botol berisi cairan berwarna merah, piring yang ada bekas dupa dan beberapa lilin. Properti yang diambil itu diduga ditinggalkan para terlapor setelah digunakan untuk membuat konten horor.
“Lilin ini yang ditunjukkan nih sama J (salah satu YouTuber terlapor),” ucapnya.
Ahmad melapor ke polisi karena merasa dirugikan dengan unggahan para terlapor yang menarasikan rumahnya angker dan berhantu. Tindakan itu merugikan keluarga besarnya, sebab rumah itu hendak dijual. Ada delapan pembeli yang urung membeli rumah karena termakan narasi hoaks para terlapor.