Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang
SEMARANG, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah menggelar operasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) skala besar di sejumlah titik rawan kriminalitas di Kota Semarang. Operasi ini dilakukan guna mengantisipasi maraknya kejahatan jalanan serta aksi kelompok gangster atau yang biasa disebut 'kreak' oleh warga lokal.
Sebanyak 60 personel kepolisian diterjunkan dalam operasi senyap tersebut. Untuk memaksimalkan penyisiran, puluhan petugas dibagi ke dalam tiga wilayah rawan yang berbeda.
Pantauan di lapangan, petugas di lapangan sengaja mengenakan pakaian preman (intel) untuk mempermudah pemantauan. Petugas menyasar jalur-jalur sepi yang dinilai rawan aksi pembegalan, serta lokasi-lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat nongkrong atau berkumpulnya komplotan gangster menjelang dini hari.
Petugas menyisir kawasan pemukiman padat dan sejumlah ruas jalan protokol yang selama ini masuk dalam peta rawan tindak kriminalitas.
Dalam operasi yang berlangsung maraton mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB tersebut, petugas mendapati lima orang pemuda yang tengah asyik mengonsumsi minuman keras (miras) di salah satu sudut jalan.
Khawatir aktivitas tersebut memicu aksi tawuran atau kriminalitas jalanan, kelima pemuda itu langsung digelandang petugas untuk dilakukan pemeriksaan dan diberikan pembinaan. Sementara barang bukti miras yang ditemukan di lokasi langsung dimusnahkan di tempat.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Anwar Nasir menyebut, operasi besar-besaran ini tidak hanya dilakukan di Ibu Kota Jawa Tengah, melainkan digelar serentak bersama polres jajaran di seluruh wilayah hukum Polda Jateng.
"Operasi ini merupakan langkah preventif (pencegahan) jajaran Kepolisian untuk menekan angka kriminalitas. Sekaligus, untuk mengikis habis aksi kelompok gangster atau kreak yang kerap meresahkan dan berani beraksi pada malam hingga menjelang pagi hari," kata Kombes Pol Anwar Nasir, Senin (1/6/2026).