Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Love Scamming Dikendalikan dari Rutan Kotabumi Lampung, Oknum Petugas Diduga Terlibat
Advertisement . Scroll to see content

Pertama di Jawa Tengah, Pabrik Garmen Dibangun di Dalam Rumah Tahanan

Jumat, 20 Agustus 2021 - 13:34:00 WIB
Pertama di Jawa Tengah, Pabrik Garmen Dibangun di Dalam Rumah Tahanan
Warga binaan di Rutan Kelas I Surakarta saat mengikuti pelatihan produksi garmen di ruang bimbingan kegiatan. Foto/Ist
Advertisement . Scroll to see content

SOLO, iNews.id - Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah mengembangkan industri garmen di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta. Langkah ini untuk mengoptimalkan program pembinaan warga binaan pemasyarakatan pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rutan.

Ini merupakan pabrik garmen pertama di Jawa Tengah yang dibangun di dalam Rutan. Adapun tujuan dari pendirian pabrik di dalam rutan ini untuk memberikan bekal keterampilan guna meningkatkan kualitas dan mengembangkan potensi warga binaan agar menjadi manusia yang lebih baik dan produktif.

Kepala Rutan Kelas I Surakarta Urip Dharma Yoga mengatakan, pabrik garmen ini didirikan di Ruang Bimbingan Kegiatan Rutan. Ruang tersebut ditata ulang sesuai standar, kriteria dan mekanisme kerja layaknya sebuah pabrik pada umumnya. 

"Hasilnya, semua sarana dan prasarana penunjang lengkap terpenuhi. Mulai dari instalasi listrik, kursi dan meja kerja, hingga puluhan mesin jahit. Semua dilakukan untuk menjadi mutu hasil produksi. Yang pasti, semua dikelola secara profesional," kata Urip dalam keterangan tertulis, Jumat (20/8/2021).

Dalam menentukan Sumber Daya Manusia nya pun, Rutan Surakarta tidak main-main.  "Ratusan WBP Rutan Surakarta lebih dulu diseleksi melalui Assement Risiko yang dilakukan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Kelas I Surakarta, " ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut