Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menahan Tangis, Ratu Keraton Agung Sejagat Ngaku Kangen Anak
Advertisement . Scroll to see content

Pengamat Sebut Kemunculan Keraton Baru karena Kekecewaan Masyarakat

Kamis, 23 Januari 2020 - 10:33:00 WIB
Pengamat Sebut Kemunculan Keraton Baru karena Kekecewaan Masyarakat
Prajurit Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Juru tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Kita menjadi terheran-heran, ketika muncul kerajaan-kerajaan seperti ini kenapa pemerintah sepertinya gagal memahami satu fenomena sosial yang terjadi di masyarakat," ujarnya.

Dia menilai, seharusnya badan intelijen negara sudah mengungkap keberadaan mereka sebelum viral di media sosial. Melihat jumlah pengikut keraton-keraton baru ini bukan lagi puluhan tapi ratusan orang.

BACA JUGA: Menahan Tangis, Ratu Keraton Agung Sejagat Ngaku Kangen Anak

"Seharusnya, intelijen negara sudah bisa menangkap fenomena tersebut," ucapnya.

Tunjung berharap negara melibatkan para raja merumuskan pembangunan seperti apa yang diinginkan oleh masyarakat setempat. Dalam sejarah Indonesia belum ada sekalipun pemerintah melibatkan para raja dalam sebuah forum seperti Musrenbang.

"Surakarta saja yang mempunyai kerajaan yang masih ada, belum pernah sekalipun dalam sejarah rajanya dilibatkan dalam pertemuan, seperti Musrenbang," kata Tunjung.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut