Napiter Asal Semarang Bebas dari Lapas, Pulang Diantar Densus, Tiba Disambut Tangis Keluarga
Beberapa tetangga termasuk saudara-saudaranya tampak memeluk Andi begitu keluar dari mobil petugas yang mengantar. Beberapa terlihat menangis, sekaligus kaget. Dia adalah anak ke-4 dari 9 bersaudara.“Lho kok saiki lemu (loh, kok sekarang gemuk),” kata Aris, kakaknya.
Aris mengatakan saat adiknya ditangkap, memang ada kekhawatiran tersendiri. Terlebih soal keselamatan dan kesehatan adiknya itu.
“Memang ada kekhawatiran, tapi ini sekarang Pak Andi gemuk. Tidak seseram yang ada di berita-berita, terimakasih kepada Densus. Adik kami diantar kondisinya sehat wal afiat,” kata Aris.
Di teras masjid itu, tampak ada sejumlah makanan kecil, buah-buahan dan minuman yang disajikan. Beberapa tikar digelar. Semuanya makan bersama sambil mengobrol.
Andi mengaku bersyukur bisa kembali berkumpul dengan keluarga besarnya dan warganya yang menerima kepulangannya dengan baik. Dia meminta maaf jika apa yang dulu dilakukannya sehingga terjerat pidana terorisme mencoreng nama baik warga kampungnya.