Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prihatin Situasi Politik saat Ini, UNS Ingatkan DPR dan Pemerintah Miliki Kepekaan Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Muncul Omicron, Pakar RS UNS Sebut Vaksin Tetap Bermanfaat Cegah Penularan Covid-19

Senin, 07 Februari 2022 - 14:22:00 WIB
Muncul Omicron, Pakar RS UNS Sebut Vaksin Tetap Bermanfaat Cegah Penularan Covid-19
Dokter Spesialis Patologi Klinik Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dr Tonang Dwi Ardyanto, Sp.PK(K), Ph.D, FISQua. Foto: dok.
Advertisement . Scroll to see content

Karena tercegah dari infeksi, maka risiko gejala yang diakibatkan Covid-19 akan menurun dan dapat mengurangi risiko penularan kepada orang lain. 

"Dengan demikian, terpenuhi tujuan vaksinasi adalah melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya," katanya.

Jika dilihat dari simulasi pertama, dr Tonang mengatakan bahwa angka B-Infection rate wajar dan layak dinyatakan bahwa vaksinasi sangat mampu mencegah infeksi Covid-19. Bila dianggap kasus sebenarnya 30 kali lipat dari laporan, maka B-infection rate 2,96%. 

Memang ada kekhawatiran bahwa angka laporan nasional belum cukup representative, karena kapasitas tes belum merata. Maka bila dicoba simulasi serupa untuk Jakarta yang kapasitas tes sudah relatif merata, maka simulasi 1 menghasilkan B-Infection rate sebesar 10,01%. 

"Kalau angka 90 persen bahkan lebih itu dianggap tidak ada manfaatnya, tentu tidak tepat. Jelas, tentu banyak faktor saling melengkapi, terutama menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi. Tapi kita tentu ada saatnya akan jenuh menerapkan terus prokes. Ada kalanya kita longgar. Maka vaksin yang berperan dalam jangka panjang," ucapnya. 

Tonang mengaku bersyukur bila sebagian besar yang sudah divaksinasi, ternyata tercegah infeksinya. Untuk sebagian kecil yang tetap terinfeksi, dr Tonang memeringatkan untuk terus berhati-hati walau sudah divaksinasi. 

"Syaratnya masih sama prokes ketat, vaksin dipercepat, sampai kita yakin sudah bisa mengendalikan pandemi," katanya. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut