Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Kota Semarang-Demak Zona Merah Covid-19, Ganjar: Masyarakat Tolong Bantu Wali Kota

Senin, 29 Juni 2020 - 19:00:00 WIB
Kota Semarang-Demak Zona Merah Covid-19, Ganjar: Masyarakat Tolong Bantu Wali Kota
Sejumlah pedagang saat menjalani rapid test di Pasar Burung Karimata Semarang beberapa waktu lalu. Pasar ini sempat ditutup karena ditemukan kasus Covid-19 (Foto: Sindonews/Ahmad Antoni)
Advertisement . Scroll to see content

"Ada dua, Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Tetapi kita punya catatan sendiri yang juga masih kita awasi di samping dua daerah itu. Total ada 11 daerah yang kami anggap masih butuh perhatian khusus meskipun secara petanya sudah kategori sedang," ungkap Ganjar.

Dia mengatakan, masih adanya daerah-daerah yang memerlukan perhatian khusus terutama yang masih zona merah, ada beberapa upaya yang dilakukan Gugus Tugas. Di antaranya adalah meningkatkan target rapid test dan meningkatkan PCR test.

Menurut Ganjar, untuk tes PCR beberapa tempat yang sudah ada semuanya relatif siap. Hanya saja dalam rapat tadi disampaikan bahwa RSUP dr Kariadi membutuhkan satu alat atau mesin yang canggih karena alat yang ada saat ini merupakan tipe lama.

"RSUP dr Kariadi tadi butuh alat mesin yang canggih karena tenaganya ada, tempatnya ada, ya sudah nanti kita bantu. Terus karena Kariadi ini menjadi rumah sakit rujukan, tadi kita putuskan juga untuk segera gedung barunya dibuka. Tinggal sentuhan akhir dan kita siap bantu," paparnya.

Terkait kasus di Panti Rehabilitasi Sosial di Rembang, Ganjar mengatakan sudah ada tim medis yang diturunkan untuk membuat klinik darurat DNA menyiapkan tenaga untuk asistensi. Langkah itu diambil supaya bisa dilakukan pengecekan satu persatu dan bisa merawat karena penghuninya adalah lansia.

"Jadi sampai dengan hari ini itu. Untuk yang lain, daerah yang sudah kuning dan mendekati hijau, kami mintakan kepada Bupati dan Wali Kota untuk tetap hati-hati, jangan sembrono, cek terus konsistensinya, jangan ada penambahan sehingga kita nanti tidak repot kalau aku menarik kebijakan lagi," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut