Kisah Inspiratif Kopral Haryanto, Berawal dari Sopir Batalion Kini Sukses Jadi Pengusaha Bus
Bersamaan tahun pensiun, Haryanto merambah bisnis angkutan bus. “Saya dapat kepercayaan kredit dari BRI sebesar Rp3 miliar. Uang itu saya pakai untuk membeli enam unit bus dengan nama PO Haryanto. Logonya Menara Kudus,” ujarnya.
Awalnya, dia hanya mengoperasikan bus non-AC alias kelas ekonomi. Rutenya pun relatif pendek, yakni Cimone (Tangerang) -Cikarang (Bekasi) menempuh jarak 89 km.
“Di usaha bus, saya juga mengalami jatuh-bangun. Hingga saat ini trayek PO Haryanto melayani hampir semua kota besar di Jawa dan beberapa kota di Sumatera. Armada kami sudah lebih 250 unit bus. Bisa dibilang, merajai,” ujar Haryanto.
Saking banyaknya armada, pool PO Haryanto tidak hanya di Tangerang dan Kudus, tetapi juga di sejumlah kota lain di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Haryanto bahkan sudah mengembangkan sayap bisnisnya ke usaha restoran dan SPBU.
Beberapa saat kemudian, bincang-bincang tersebut harus terputus. Seseorang dengan setengah berlari, mengabarkan bahwa Doni Monardo dan rombongan sudah hampir tiba.