Di Balik Meriahnya Gamelan Kolosal, 2 Minggu Ciptakan Notasi Iringan dan Koreografi Baru
Hal senada disampaikan oleh Wajiyanto dari Kelompok Turonggo Bhexso. Gelaran Gamelan Kolosal yang diselenggarakan di Simpang Lima sangat menyenangkan buat para seniman.
Sebab hampir seluruh pegiat seni kuda lumping berkumpul dan berkolaborasi, khususnya kelompok yang mendapatkan bantuan gamelan dari Gubernur Ganjar Pranowo.
Ini sangat membahagiakan buat kami, mereka yang mendapatkan bantuan bisa bersatu di sini, tampil bersama. Bisa memperat tali persaudaraan kelompok kesenian jaran kepang Jawa Tengah bahkan hampir satu gerakan dan satu musik. Ini kedua kalinya kami tampil di Semarang. Dulu juga di hari jadi Jawa Tengah, sekitar tahun 2018 kalau tidak salah," ujarnya.
Wajiyanto mengatakan bantuan gamelan yang diberikan Ganjar Pranowo sangat membantu untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional, khususnya kuda lumping. Sebab sebelumnya kelompok Turonggo Bhexso harus bergantian gamelan dengan kelompok seni lainnya di Desa Seman, Temanggung.
Editor: Ahmad Antoni